mengenal proses kehamilan

salam, semua sobat sekalian..

semoga semakin barokah dan sukses selalu… 🙂

insyAllah disini, ane mau memberikan sebuah kejadian di kehidupan kita yang penuh dengan pengorbanan, bercampur kebahagiaan berkalut dengan perasaan yang lainnya.

kita berjumpa dengan dunia yang indah ini, diawali dengan proses kelahiran dari sang ibunda tercinta kita. setelah 2 orang suami dan istri menikah, serta dari pernikahan tersebut sang ibu menjaga janin selama 9 bulan. penuh perjuangan memang dalam proses kehamilan, dimana sekitar bulan-bulan terakhir sang ibu menyanggah berat plus minus 11 kg dari janin yang dikandung. berat memang sang ibu dalam waktu ini, bila ibu sering beraktivitas, biasanya otot-otot ibu di daerah punggung sedikit membesar karena untuk memperkuat sang ibu berdiri. 

ketika selama kehamilan ibu sering muntah, beberapa tenaga medis menyarankan untuk meminum obat anti muntah dan ibu diminta makan makanan yang cukup. penelitian terakhir alias terbaru menjelaskan itu adalah pertanda bagi ibu untuk memilah-milah makanan yang akan dimakan, karena makanan yang dimakan ibu, otomatis juga dimakan oleh janin pula. oleh karena itu bila sang janin tidak cocok dengan makanan sang ibu semisal terlalu banyak kandungan alkohol seperti durian, sang janin memerintahkan tubuh sang ibu untuk memuntahkannya.

sering pula kita mendengar ada yang mengalami keguguran secara tidak disengaja. ada berbagai penyebab yang menimbulkan, namun secara garis besar ada 2 yaitu, pertama bayi yang dikandung cacat genetik, disini tuhan telah mengatur apabila janin yang berkembang tidak bagus atau ada kecacatan yang banyak maka bayi tersebut terpaksa digugurkan. yang kedua disebabkan karena ada bahan-bahan yang merangsang untuk melahirkan secara dini. di dunia medis dikenal dengan bahan uterotonik, paling sering terjadi diklinis yaitu bahan dari ejakulat sperma. oleh karena itu masyarakat untuk dihimbau bila sedang hamil jangan melakukan hubungan tersebut.

guys, blogger sekalian.. untuk tetap menjaga kesehatan ibu hamil, pemerintah indonesia telah menetapkan minimal kunjungan ibu hamil kepada tenaga medis (dokter umum, dokter spesialis kandungan, bidan) sebanyak 4 kali.

1. Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat satu bulan.

2. Periksa ulang 1 x sebelum sampai kehamilan 7 bulan.
3. Periksa ulang 2 x sebulan sampai kehamilan 9 bulan,
4. Periksa ulang setiap minggu sesudah kehamilan 9 bulan
5. Periksa khusus bila ada keluhan-keluhan.

sobat sekalian, kehamilan itu adalah sebuah hal yang harus benar-benar menjadi keseriusan untuk dipahami serta pelaksanaannya. besar pahalanya menurut saya ketika sang suami menjadi pendamping istri disaat saat kehamilan hingga kelahiran, serta sang ibunda yang mengandung, beliau telah menjaga kehidupan janin selama 9 bulan. dimana saat-saat itu adalah kritis dan penuh resiko untuk menjadi kecacatan janin.

janin pertama kali terjadi saat pertama kali ovum dengan sperma bertemu. kemudian tumbuh dan berkembang di rahim ibu yang sangat dinamis sekali. coba bayangkan sobat sekalian ketika ketika rahim tanpa janin ukurannya kurang lebih 10 cm, namun waktu ada janin bisa menjadi besar seperti itu.

persiapan ibu hamil. ibu hamil seharusnya lebih dari umur 20 tahun dikarenakan bila kurang dari umur tersebut ukuran jalan keluar janin kelak tidak cukup untuk dilewati janin. serta ibu yang ingin hamil harus kurang dari umur 35 tahun, dikarenakan umur yang lebih dari umur tersebut menjadi resiko untuk terjadinya kecacata. bila sang ibu memiliki riwayat penyakit lama seperti diabetes militus, penyakit hepar/hati, penyakit infeksi kuman tuberculosa, penyakit jantung harus mendapatkan perawatan yang serius, maksudnya kontrol ke dokter harus rutin atau sebelum hamil konsultasi ke dokter yang ahli di bidang tersebut (khususnya dokter kandungan).

bagi ibu muda (baru pertama hamil), tenaga medis mengharapkan jangan terlalu ada emosi yang tinggi ataupun stress takut untuk kesakitan dalam melahirkan. niatkan selalu untuk ibadah dan selalu berdoa dan berharap melahirkan anak yang sehat dan membanggakan kelak. karena faktor emosi ibu adalah bagian yang tak kalah penting. ibu yang sukses selalu menghadirkan kebaikan dalam tiap proses kehamilannya. teliti dalam bertindak ketika kehamilannya, dukungan keluarga terutama sang suami. karena setiap tindakan, ucapan, pikiran sang ibu selama kehamilan mempengaruhi proses pembentukan memori sang anak. sebagai contoh beberapa penelitian yang dilakukan di amerika, ketika selama kehamilan sang ibu membunyikan musik mozart  pada janinnya. serta studi dinegara timur tengah juga membunyian suara-suara Al-Quran. dan hasilnya ternyata dapat mempengaruhi tindak tanduk ketika setelah dilahirkan.

saya berharap, sesulit apapun keadaan dan kondisi lingkungan ataupun keluarga ibu saat hamil, tetap hadirkan selalu yang terbaik untuk janin yang dikandung…

it is the end of this article.. ^^v

artikel ini saya dedikasikan untuk ibu sedunia…

happy mother’s day…

Advertisements

5 responses to this post.

  1. Tugas seorang ibu sangat berat dan mulia!

    Reply

  2. 🙂 – kapan ya saya punya istri bang… pengen cepet cepet punya anak jadinya

    Reply

  3. dengan demikian, janin yang ada dalam kandungan semoga dapat berkembang dengan sehat ya, Mas.

    Reply

  4. wow … penting untuk ibu ibu hamil periksa kehamilannya secara rutin 🙂

    Reply

  5. Tambahan, perlu juga senam hamil untuk menguatkan rahim ketika proses melahirkan dan manfaat lainnya. Baru belajar soalnya. 😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: